Skip to main content

Posts

Showing posts with the label E Commerce

Apa saja dampak sosial dari brand communication?

Soal : Apa saja dampak sosial dari brand communication? Jawaban : Dampak sosial dari brand communication antara lain : Adanya brand communication akan menimbulkan kesadaran merk (brand awareness) di masyarakat, sebagian masyarakat bahkan sampai fanatik terhadap suatu merek tertentu.  Fanatik terhadap merek-merek tertentu ini kemudian membawa dampak yang kurang baik. Merek menjadi salah satu sebagai salah satu hal yang dapat menimbulkan kepuasan, kebanggaan, bahkan kesombongan (pamer).  Sehingga membuat mereka rela mati-matian untuk mendapatkan barang dengan merek tertentu alias branded, budaya hedonis (bermewah-mewahan) ini menjadi ajang pamer dan membawa dampak yang kurang bagus dari segi sosial.  Dampak selanjutnya menyerang orang yang tidak mampu mengikuti, akhirnya merasa minder dan tidak percaya diri.

BAB 7 Strategi Pemasaran yang Digerakkan Oleh Pelanggan

Strategi Pemasaran yang Digerakkan oleh Pelanggan Penetapan sasaram pasar Segmentasi : Mengelompokkan Bagi pemasaran konsumen, variabel segmentasi utama adlah unsur geografis, demografis, dll. Segmentasi geografis : Dibagi menjadi unit geografis yang berbeda misal negara, wilayah, negara bagian, kota, lingkungan dll. Segmentasi demografis : Dibagi menjadi berdasarkan variabel domografi yang mencakup usia, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan, agama, ras, generasi dan kebangsaan. Segmentasi psikografis dan perilaku Dalam segmentasi psikografis, pasar dibagi menjadi kelompok berbeda berdasarakan : kelas sosial, gaya hidup dan karakteristik  kepribadian. Dalam segmentasi erilaku, pasar dibagi menjadi kelompok berdasarkan pengetahuan, sikap, penggunaaan, atau respons konsumen terhadap suatu produk. Diferensiasi dan positioning Diferensiasi sebenarnya melibakan pembedaan penawaran pasar untuk menciptakan nilai pelanggan yang unggul. Positioning terdiri dari positioning...

Rangkuman Consumer to Consumer (E-Commerce)

Consumer to consumer Merupakan transaksi dimana konsumen menjual produk secara langsung kepada konsumen lainnya Perorangan yang menjual produk secara langsung di market place, kepada konsumen lainnya. Contoh, shopee di dalamnya terdapat berbagai perorangan yang menjual produk-produk, selain itu mereka juga termasuk konsumen karena terkadang mereka juga membeli barang di shopee. Contoh lain adalah https://www.carmudi.coid yang didalamnya merupakan jual beli mobil bekaas. Facebook juga termasuk, karena di sana merupakan sosial media yang bebas untuk jual beli. Facebook Sama juga olx.co.id yang merupakan situs jual beli mobil bekas, yang setiap orang bisa memasang iklan disana.

Rangkuman Business to Business (E-Commerce)

Business to Business (B2B) adalah Transaksi bisnis antara pebisnis dengan pebisnis. Karakteristik : Trading partners yang sudah memiliki hubungan yang cukup lama Pertukaran data berlangsung secara berkala dan berkelanjutan Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif melakukan pengiriman data. Dimungkinkan kerjasama bisnis. Contoh B2B : PT. Krakatau Steel (http://www.krakatausteel.com) merupakan perusahaan penghasil baja, PT. Krakatau Steel ini bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan lain yang membutuhkan baja sebagai sumber bahan baku seperti perusahan mobil, perusahaan pintu baja dll. Business to business Nah bila kita langsung lihat di websitenya, di kolom how to order, maka persyaratan pertama adalah legal entity (perusahaan legal), ada surat ijin SITU, ada Trade Bussiness License (ijin bisnis/dagang), memiliki NPWP,  dll.